Muqoddimah

Sekolah Khusus Taruna Al Quran merupakan sebuah lembaga pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus yang berada di bawah naungan Yayasan Taruna Al Quran. Sekolah kami menangani anak didik autis, GPP/H. Gangguan emosi, lamban belajar. Sekolah yang terletak di jalan Lempongsari, Gg. Bawal Rt. 12 Rw. 37 Jongkang, Sariharjo, Ngaglik, Sleman ini mempunyai materi pembelajaran tertentu untuk anak-anak didiknya, yakni terapi Al Quran, belajar mengaji, hafalan, bina diri (life skill), terapi perilaku, terapi okupasi, terapi wicara, akhlaq aplikatif materi akademik sosialisasi sekolah reguler, sosialisasi lingkungan, outbond dan berenang.

Sejak berdirinya (tahun 2005) hingga Juli 2014, Sekolah Khusus Taruna Al Quran menjadi sekolah khusus anak autis yang pertama di Yogyakarta. Sekolah yang bervisi “Membentuk Anak Berkebutuhan Khusus menjadi generasi mandiri yang berkebribadian Qur’ani” ini memiliki 10 anak didik yang tidak hanya berasal dari daerah sekitar, melainkan di antara mereka ada yang berasal dari daerah Kalasan dan jalan Solo. Di sekolah tersebutlah mereka berkumpul, belajar dan bermain bersama, serta diberikan terapi dengan ayat-ayat Al Quran.

Dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, Sekolah Khusus Taruna Al Quran memiliki tenaga pengajar yang siap untuk membimbing anak-anak tersebut. Rekruitmen guru ditentukan dengan beberapa kriteria, yaitu bisa membaca atau hafal Al Quran, lulusan S1, mempunyai perhatian lebih untuk mengajar terutama dengan anak autis, serta kriteria IQ. Selain itu, pihak sekolah juga memiliki tenaga ahli seperti psikolog, dokter, dan terapis.

Dengan berpedoman pada kurikulum Departemen Pendidikan Nasional, Sekolah Khusus Taruna Al Quran mengembangkan kurikulum “Individu yang Terpadu” yaitu kurikulum yang disesuaikan dengan kemampuan dan tahap perkembangan anak yang disusun antara guru, orang tua, terapis dan psikolog dengan metode happy learning yang menciptakan suasana belajar mengajar yang menarik dan menyenangkan. Desain kurikulum membiasakan anak untuk hidup mandiri dan mampu bersosialisasi dalam kehidupan sehari-hari. Pembiasaan akhlak aplikatif menjadikan anak mampu mengamalkan tuntunan Al Quran dan hadis dalam kehidupannya.